Monday, May 22, 2006

Kapan kamu merasa hadir didunia ini ?

Kapan kamu merasa hadir didunia ini ?

Kapan saat kamu terkecil yang bisa anda ingat ?
Semasa 2 tahun, 4 tahun atau ketika bayi ?
Ingat ndak wektu kamu lahir, ceprot ?
Ngga mungkin kan ?

Kenapa kita yakin bahwa yg melahirkan kita itu "ibu" kita yg sekarang kita kenal ?
Paling banter hanya karena surat kenal lahir atau akta kelahiran. Bahkan mungkin foto kita wektu berumur beberapa hari yg di "klaim" itu adalah diri kita waktu kecil. Walopun tanpa ada memory (ingatan di otak) dan kita percaya saja kan ... apa kata nenek, om, tante dsb. Keyakinan bahwa foto itu adalah diri kita hanyalah keyakinan yg "dihembuskan" oleh pendahulu kita tanpa kita menyadarinya.

Demikian lah ... diri kita ini tahu "ada" ketika memory termuda yg dapat kita rekam. Aku sendiri memilki memory terkecil umur 2 tahun. Aku inget ketika diambil dari rumah nenek di Solo ketika peristiwa terjadi peristiwa tahun 65. Aku dititipkan di rumah nenek sejak umur 1 tahun (kalau wektu awal ini, aku ga inget blass), tapi aku inget ketika turun dari bis yg membawaku dari solo. Ntah ini peristiwa "kahdiranku" di dunia yg aku "sadari". Selain itu ... blass aku hanya percaya kata "leluhur" (orang yg mengaku bapak ibu). Dan fotoku umur 2 bulan hanyalah seperti mitos tanpa ada ingatan di otak ini.

Nah bisa ngga dibayangkan ....
sejak kapan manusia ini ada ?
kalau saja foto kecil kita digantikan oleh fosil ?
kalau saja akta lahir itu digantikan ilmu pengetahuan dan kamu digantikan "manusia" sejak dahulu ....
Jadi, percaya kah bahwa fosil Pithecanthropus itu adalah "manusia"?
Dan percaya bahwa "evolusi" itu ada ?

Wednesday, May 17, 2006

Merapi Pictures from internet

Source : Reuters, AFP and AP (Accociate Press)


Mount Merapi volcano spews clouds of hot gas and ash rain as seen from Kaliadem village, near Indonesian city of Yogyakarta on May 15, 2006. Indonesia's Mount Merapi volcano exploded early on Monday, sending some villagers who had been reluctant to leave scurrying for safety. REUTERS/Crack Palinggi






Indonesia's Merapi volcano releases a huge cloud of hot gas as seen from the Ketep village, near Indonesia city of Muntilan May 15, 2006. Indonesia's Mount Merapi volcano spewed lava and hot ash early on Monday, a regional official said, but a volcanologist said he had no confirmation of the report. (Beawiharta/Reuters

A pyroclastic flow, the deadly combination of super heated gas, ash and debris, known locally as 'shaggy sheep clouds' barrels down the Mount Merapi volcano Monday May 15, 2006 as seen from Slemen village, outside Yogyakarta, the capital of Central Java province, Indonesia. Clouds of deadly hot ash, rock fragments and volcanic gas surged down Mount Merapi's slopes Monday, as activity at the towering volcano intensified to its highest level yet.(AP Photo/Ed Wray)


Mount Merapi volcano releases a huge cloud of hot gas, as seen from Purwobinangun village, near the Indonesian city of Yogyakarta May 15, 2006. Indonesia's Mount Merapi volcano erupted with clouds of hot gas and rained ash on surrounding areas on Monday, sending some nearby villagers who had been reluctant to leave scurrying for safety. A vulcanologist said the eruption process was in its last stage although he was reluctant to forecast whether the situation would get worse. REUTERS/Slamet Riadi

Smoke churns out from Mount Merapi, as seen from Sleman, near Yogyakarta in Central Java. Many Indonesian villagers living on the slopes of a churning volcano disregarded warnings to stay away even though it spewed new clouds of hot gas and ash overnight.(AFP/Tarko Sudiarno)


Indonesia's Merapi volcano erupts with lava and huge clouds of hot gases early Monday from Yogyakarta. (AP/Ed Wray

Monday, May 15, 2006

Kamu jahat ... Dia baik ... lah aku ?

Semalam saya membaca-baca di beberapa website dan portal berita Indonesia. Saat ini juga muncul ada wacana pengampunan Suharto yg dibarengi pengampunan Sukarno sepertinya sebagai "perimbangan" issue. Kekuatan dua kubu ini selalu saja akan muncul, siapapun pemimpinnya. Saya lebih takut kalau dua kubu ini kan terus-terusan menjadi dikhotomi abadi yg sejak dulu sering muncul kemudian mengusung "ideologi" sebagai payung, misalnya antara Nasionalis-Agamis, atau mengusung Reformis-Statusquo, ABRI-Sipil dll.

Jaman Sukarno dulu juga mungkin ada yg ingin mengampuni Belanda, bahkan beberpa temen saya ada yg masih juga "bangga" dengan apa yg dilakukan Belanda di Indonesia. Misalnya pemetaan yg sistemik, penanganan yg lebih memanfaatkan saintifik. Jaman Suharto juga sama saja .... Ada yg menginginkan pengampunan dan ada yang mengajukan tuntutan "keadilan".

Nah itulah sistem nilai akan selalu saja dinamis ... Tidak mudah menilai mana yg bener mana yg salah, karena cara menilainya sudah berbeda. Yang sering tidak tepat atau penyebab permasalahan justru "keinginan" untuk menilai aku bener dan kamu salah. Kamu dosa dan aku dapat pahala.

Seperti "tebang pilih" jaman kemarin itu, dimaksudkan utk memutus rantai hama wereng. Namun cara itu kalau yg dulu disebut sebagai "tanam paksa" (kultur stelsel), keduanya hakekatnya sama saja "culture selection".

Nah dimana akan berdiri ? tergantung penilainya, kah ?
Atau "kangkangi" saja keduanya ... toh itu sudah gejala alamiah biasa saja dan terjadi bolak-balik sejak jaman rekiplik ...

"ah, aku lebih suka jadi murid yg belajar, ketimbang menjadi guru yg menilai"

Saturday, May 13, 2006

XGames Asia 2006, Sunway Lagoon


XGames Asia 2006 diadakan 12-14 may 2006 di Sunway Lagoon, Kuala Lumpur. Sunway ini kira-kira setengah jam perjalanan dari KLCC - Kuala Lumpur City Centre. Untuk masuk ke Sunway Lagoon Themepark menyaksikan xGames ini gratis-tis, dengan swasana yg panas, namun sore pukul 4 sore diselingi gerimis.

Another pictures are HeRe

Tuesday, May 09, 2006

Gile ... Gwe kehabisan ide nulis !


Duh mau nulis apa gwe jadi bingung neeh.
Kau punya ide nggak ?
Enaknya nulis apa ?

Biasanya adaaa aja ide pingin nulis, ntah di blog di milist atau dimana saja. Tapi kali ini aku sudah kehabisan ide nulis. Udah klak-klik kluar-masuk website cari info-info yg bisa ditanggepin kok ya ngga nemu-nemu ya.

Kmaren dulu itu aku suka banget nulis tentang tsunami yg akhirnya terkumpul di
http://putrohari.tripod.com/Putrohari/
trus akhirnya nulis tentang energy di Indonesia ...
http://rovicky.blogspot.com/
masih suka sih nulis tentang energi, yang kadang juga ngabisin energi juga ... upst ! ... tapi skarang lagi kehabisan bahan aja.

kata Pramudya ....

Anak muda! Menulislah!
Jangan pernah takut tidak dibaca atau dibuang orang.
Yang penting tulis, tulis, dan tulis!
Suatu saat pasti akan ada yang membaca
dan (bahkan) menerbitkannya!
(Pramoedya Ananta Toer)

iya aku tahu ... tapi nulis apaaa ??

Monday, May 08, 2006

Kunjungan ke ITM - Medan

Wektu loong whik en dua pekan lalu (30Apr-1May), aku menyempatkan diri untuk mengunjungi ITM Medan (Institut Teknologi Medan). Sendirian saja, eh bersama keluarga dink :) Lah kebetulan agendaku ngga sama dengan agenda temen-temen yang lain, upst !. Btw kalau nanti ada yg berminat ke sana perlu ditemenin Insya Allah saya bantuin.

Saya ke Medan Hari Sabtu pagi dan balik Senin pagi.
Nah Minggu Pagi sampai sore mengisi acara kursus sehari di ITM berjudul Reservoir Modeling. Judul kursus ini akhirnya hanya dipakai sebagai "bungkus" karena sesuai dengan permintaan ketua Jurusan Geologi, Pak Said, agar diberikan bekal tentang seluk beluk geologi.
Hal ini disebabkan pesertanya beragam ada yg dari jurusan pertambangan dan jurusan Geologi. Dari angkatan sangat muda sampai yg sudah menyusun skripsi (Tugas Akhir).

Acaranya dibuka oleh Ketua Jurusan Pak Said, Saya sendiri mengawali dengan Success Career Skill in Geosciences (bahan presentasi saya ketika mengsisi acara workshop kurikulum di UGM februari awal tahun ini).
Acara utama yg berjudul reservoir modeling akhirnya aku geser menjadi "earth modeling". Karena materinya akan lebih melebar supaya ada juga "ilmu tambahan" buat mahasiswa tambang yg hadir sejak awal hingga akhir presentasi pukul 5 sore. Ya, mereka sangat antusias mengikuti sejak pagi hingga sore. Coba saja lihat bagaimana mereka asyik mengerjakan latihan-latihan bermain dengan seismic section yg saya berikan. Seneng rasanya melihat mereka atusias untuk terus belajar.

Penutupan acara dilakukan oleh Dekan Teknologi Mineral, Pak Eka.

Kesan saya:
Mahasiswa ITM ini sangat "kehausan ilmu". Posisi geografisnya yang jauh dari pusat keramaian Indonesia (Jawa - jakarta, bandung, jogja, surabaya) menjadikan informasi kebumian juga sedikit. Namun dengan adanya AAPG-Student Chapter yg sangat aktif ini akhirnya mampu mendatangkan beberapa pakar Geoscience Dunia termasuk Kerry Sieh (pakar Gempa bumi) utk memberikan short lecture di ITM .. Salut !!

Ada pesan juga dari Pak Dekan Eka, bahwa sebenernya banyak juga mahasiswa juga dosen dari Jurusan lain yg ingin mengikutinya, namun karena materinya sudah sangat spesifik, maka hanya mahasiswa serta dosen Teknik Mineral saja (Tambang dan geologi) yg diperkenankan hadir. Beliau sangat menginginkan seandainya ada rekan-rekan profesional yang ingin sesekali meninjau Kota Mteropolitan di Sumatra ini, sekaligus meninjau dan mengisi "short talk - sort course" utk mengisi kehausan ilmu geoscience di ITM-Medan.

Sebelumnya saya juga mendapat informasi bahwa ITM akan mengadakan acara dengan Gubernur Suamtra Utara, Temanya yaitu Geo Expo "Toba" yang akan membahas :
- Petroleum geology ( ?? )
- Ore deposit ( Bahan Galian )
- Environment Geology.
Acara ini pernah dijadwalkan tanggal 20-21 May 2006, tetapi diundurkan (saya belum tahu jadwal pengundurannya).

Namun bagi rekan-rekan yg ingin ikut memeriahkan acara Geo-Expo, saya rasa ini kesempatan bagus untuk memperkenalkan geoscience serta dunia aplikasi dalam perminyakan di Kota Metropolitan di Ujung Barat Indonesia. ITM-Medan sangat-sangat terbuka buat siapa saja yg berkenan utk berbagi ilmu.